Senin 25 April 2011 adalah hari yang cukup melelahkan bagi gue. Tapi di balik semua kelelahan itu gue mendapatkan banyak pengalaman yang mungkin ga bakal gue dapet lagi nanti, terutama setelah gue lulus SMA. Pengalaman yang menurut gue bisa di kenang sebagai suatu kenangan yang berharga. Perjalanan yang cukup panjang yang menghabiskan waktu sekitar 12 jam bahkan lebih. Perjalanan yang di isi dengan berbagai perasaan: senang, gembira, sedih, ngambek, bad mood, bĂȘte, cape, kelaperan. Perjalanan yang di isi dengan senyuman, obrolan, candaan bahkan sampai tangisan. Pokonya perjalanan yang penuh dengan ‘kebersamaan’.
Di mulai dari tadi pagi kira-kira pukul 07.00 gue berangkat ke rumah Dini bareng Sheila. Pas nyampe di rumah Dini ternyata di sana Ari udah nyampe dan Dini baru selesai mandi. Setelah bersiap-siap dan semuanya telah berkumoul kita berangkat ke stasiun Serpong. Tidak lama setelah kami sampai di stasiun serpong kira-kira pukul 08.20 kita semua langsung berangkat menuju Tanah Abang dengan menggunakan kereta api AC Ciujung.
Sesampainya di Tanah Abang kita melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot jurusan Tanah Abang-Kota, dan naik busway dari harmoni. Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh lebih dari dua jam akhirnya sampailah kita di tempat tujuan kita yaitu “Ancol”. Sesampainya di halte busway ancol kami langsung bergegas ke pantai yang menjadi tujuan kita dalam keadaan lapar, akhirnya pun dengan bersemangat kita semua jalan kaki dari halte busway sampai ke pantai marina supaya bisa cepat-cepat makan (walaupun sebenernya kita bisa aja naik bus yang lewat situ tapi kita malah jalan -.-).
Pas sampai di pantai dan melihat ada warung makanan, tanpa pikir panjang kita langsung menyerbu untuk langsung membeli makanan. Setelah puas makan kita langsung jalan menyusuri pantai yang panas. Setelah cukup lama berjalan dan telah sampai di ujung pantai kita pun beristirahat sambil solat. Dan saat itu kita sudah mulai bingung dan beberapa orang sudah mulai terlihat bĂȘte karena tidak ada tempat yang asyik untuk bermain. Akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke beach pool dengan menggunakan bus. Saat berjalan ke arah halte bus gue dan iea tertarik untuk membeli coca cola di mesin minuman. Dan di saat gue dan yang lainnya membeli minuman ternyata bus nya datang! Akhirnya setelah lari-larian mengejar bis kita pun di tinggal oleh bisnya -.- (ngenes), alhasil kita harus nungguin bis selanjutnya. Selama kita menunggu butir-butir air hujan pun turun sedikit demi sedikit, untunglah ga deras. Sekian lama menunggu akhirnya datang juga bis yang kita tunggu.
Sesampainya di beach pool gue dan yang lain langsung mengganti baju untuk berenang. Sebenernya saat itu gue,dini,fadil,unus masih agak-agak bingung mau ikut berenang atau ga, tapi Fadil pun akhirnya memutuskan untuk berenang. Awalnya gue dan dini ga mau turun, tapi pada akhirnya kita pun tergoda untuk ikut berenang seperti yang lain. Yaa alhasil untuk pertama kalinya sejak 6 tahun terakhir gue berenang lagi, dan ga nanggung berenangnya langsung di pantai (walaupun sebenernya gue ga bisa berenang haha).
Saat berenang ada insiden kecil karena kaki iea tiba-tiba kram, dia pun langsung jatuh dan nahan badannya dengan tangan, alhasil tangannya iea luka deh. Tapi di luar itu semua kita semua senang, kita semua menikmati apa yang saat itu kita lakukan, dan kita pun sempat berdoa bersama di tengah-tengah pantai demi kelulusan dan kesuksesan kita di masa depan. Pas lagi berenang tiba-tiba di pikiran gue terlintas akankah gue bersenang-senang kaya gitu lagi? akankah gue merasakan bermain-main lepas seperti itu nantinya? Akankah kita semua berkumpul dan bermain-main seperti itu lagi nantinya? Dalam waktu singkat langsung bermunculan banyak pertanyaan di kepala gue yang hanya bisa di jawab di masa yang akan datang. Dan tiba-tiba saja gue merasa "I’ll miss this time".
Oke akhirnya sekitar pukul 4 sore kita memutuskan untuk langsung pulang. Dari beach pool kita menuju halte busway dengan menggunakan bus ancol arah timur lalu transit di gondola untuk naik bus ancol arah barat. Kita menuju Stasiun Manggarai dengan menggunakan busway. Selama di busway gue,iea, dan ari menghabiskan waktu dengan mengobrol berbagai hal, dan ga kerasa ternyata sudah sampai di Matraman 1, lalu kita transit dan menyebrang ke Matraman 2 untuk melanjutkan perjalanan ke Halte Manggarai. Setelah nunggu lama ternyata bis yang menuju Manggarai sangaat padat sehingga untuk berdiri tegak pun sulit. Gue, iea, dan sela sampe ribet sendiri saking sempitnya. Akhirnya sampai juga di halte yang kita tuju, kita pun langsung bergegas menuju ke stasiun Manggarai. Di perjalanan kita semua sudah sangat lapar, sampai-sampai apapun yang dilihat menjadi enak untuk di makan.
Sesampainya di stasiun ternyata di situ tertulis kereta ekspress menuju Serpong akan berangkat pukul 18.30, berarti tinggal beberapa menit lagi bakal berangkat. Akhirnya dalam keadaan lapar kita pun masuk ke kereta, dan pas ada mba-mba yang berjualan masuk, kita pun langsung menyerbu makanan itu untuk mengganjal perut. Tapi di saat kita semua sedang asyik memilih makanan untuk di makan, tiba-tiba Fadil berlari keluar kereta entah karena apa. Kita semua sudah was-was takut keretanya tiba-tiba berangkat, setelah beberapa menit berdoa agar kereta tidak berangkat akhirnya Fadil pun kembali dengan membawa sekotak donat di tangan. Kita pun langsung berebut donat untuk makan, pokonya kita seperti orang yang baru menemukan makanan setelah berhari-hari tidak makan. Ternyata di antara keluhan-keluhan kita semua, Fadil mampu bertindak dengan cepat dan tepat. Di saat itu gue pun belajar untuk mulai mengurangi mengeluh karena ternyata memang mengeluh tidak ada gunanya.
Tapi ternyata setelah sekian lama menunggu kereta tidak juga jalan. Dan baru jalan sekitar pukul 19.00, jadi kita udah nunggu sekitar setengah jam. Dalam perjalanan gue merasa kereta berjalan dengan sangat lembut dan cepat, dalam hati gue tidak merasa menyesal sama sekali karena telah membayar harga karcis yang lebih mahal yaitu Rp 8000. Dan sekitar pukul 19.35 kita sampai di stasiun serpong. Gue pun langsung menuju warung Dini untuk ngambil motor dan langsung pulang ke rumah karena nyokap dan bokap gue udah sibuk nelponin nyuruh pulang.
Dan perjalanan malam itu ditutup dengan hujan gerimis yang mengiringi gue saat di motor. Finally jam 20.00 gue sampai di rumah dengan selamat dengan membawa sejuta pengalaman dan cerita yang bakalan terus gue kenang sebagai moment-moment terakhir gue di SMA. :D







1 komentar:
Yeaaaaaayyy BFF Never Break! XD
Posting Komentar