Pages

Suara


pagi ini genap 300 hari sudah..

entah karena apa aku bisa bertahan
di saat immune dalam tubuhku sudah mendekati limitnya
akhirnya ku bisa mendengar lagi
dan untuk itu apapun ku rela agar dapat mendengarnya
lagi, lagi dan lagi

suara yang paling gue suka
suara yang hampir membuatku lupa bernapas
suara itu terus bergema di ruas-ruas pikiran ku

entah kapan aku bisa mendengarnya lagi
hanya waktu yang bisa menjawab

suara di tengah langit yang masih menyembunyikan sinarnya
suara yang melantun merdu di tengah kicauan burung
suara yang melantunkan lirik indah ciptaanNya

entah kapan aku bisa merasakan keadaan seperti ini lagi
hanya waktu yang bisa menjawab

yang ku tahu hari ini lah hari terakhir
kau akan kembali ke sana
ke tempat yang membuatku tuli kembali

My promise

are you remember this quote?

”Dari btu aq blajar arti ketegaran..dari air aq bljar arti ktenangan...dari tanah aq blajr arti khidupan...dr angin aq bljr arti kheningn..dr air mta aqblajar tuk mngerti... dr qm aq bljr arti pershabatan....”

”Cinta itu apabila anda bertemu dan membuat pilihan yang tepat”

“Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak mau mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari”

”Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri”

”Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir”

”Jangan terlalu menyayangi seseorang, kelak kita akan membencinya. Jangan pula terlalu membenci seseorang,kelak kita akan menyayanginya”


Allah SWT berfirman:

Dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya.” (Al-Isra`: 34)

-dan gue akan selalu memegang janji, sekalipun kau tak ingat (2492009)-


Tungku Tanpa Api


kau tak kan mengerti bagaimana kesepianku

Menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

kau takkan mengerti segala lukaku

Karena cinta telah sembunyikan pisaunya

Membayangkan wajahmu adalah siksa

Kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan

Engkau telah menjadi racun bagi darahku

Apabila aku dalam kangen dan sepi

Itulah berarti aku.. tungku tanpa api


-W.S.Rendra-


*salah satu soal puisi Ujian Semester 1 kelas 12 -th 2010-* :)

DUA


28 dan 30 Juni

DUA tanggal yang selama sebulan terakhir ini gue tunggu-tunggu dengan harap-harap cemas. Hampir tidak ada satu haripun selama sebulan terakhir ini gue ga memikirkan dua tanggal ini. Dan akhirnya Selasa kemarin tanggal 28 pun datang juga.


Pagi itu gue bangun seperti biasa dan entah kenapa padi hari-H itu gue malah lupa kalo hari itu tanggal 28, padahal sebelumnya gue nunggu-nunggu hari itu. Pas gue buka facebook dan melihat status beberapa teman gue yang mengucap syukur atas keberhasilan mereka di terima di “UIN Syarif Hidayatullah Jakarta” lewat jalur SPMB PTAIN, gue baru sadar kaloo hari itu adalah hari pengumuman yang selama ini gue nanti-nanti. Entah kenapa pas gue mau buka webnya gue sama sekali ga merasa deg-degan atau apapun karena sebenernya gue udah ngerasa sedikit pesimis gara-gara pas ngerjain soal bahasa arab gue ngasal semua dan soal pengetahuan alam ga gue isi sama sekali sedangkan teman-teman gue yang lain di isi. Dengan mengucapkan “bismillahirrohmaanirrohiim” gue masukkan nomor peserta gue dan ternyata hasilnya “gue diterima di perbankan syariah” OMG betapa senengnya gue. Rasa syukur terus mengalir dari mulut gue. Dan langsung gue beritahu nyokap gue kalo gue keterima, awalnya nyokap gue sempet bingung karena emang gue ikut tes SPMB PTAIN ini tanpa diketahui oleh semua keluarga gue.


Beberapa menit setelah gue buka pengumuman ternyata pengumumannya ga bisa ke buka lagi. Itu sempet buat gue cemas walaupun pada akhirnya nama gue tetap dalam posisi diterima. Hari itu adalah hari yang cukup menyenangkan bagi gue, walaupun banyak juga tragedi yang gue dapet pada hari itu bersama Pees.


Keesokannya gue pun bangun tidur seperti biasa, dan menjalani aktivitas seperti biasa juga. Karena hari itu hari libur, om gue dateng bersama sepupu gue untuk main. Sekitar pukul 17.00 sore, gue udah cape bermain dengan sepupu gue, akhirnya gue pun memutuskan untuk istirahat sambil online. Dan pas gue buka twitter ada satu orang temen gue yang ngetweet kalo hasil snmptn udah bisa di buka, lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Tanpa buang waktu gue langsung ngeklik link yang ada dan memasukkan nomor peserta dan tanggal lahir. Seperti kemarin gue juga ga ngerasa deg-degan sama sekali malah gue cenderung santai karena gue berpikir “toh kalo gue ga keterima gue udah keterima di UIN”. Dengan membaca basmallah gue buka dan hasilnya ternyata tanpa di sangka-sangka gue juga keterima di “Ilmu perpustakaan Universitas Indonesia”. Detik itu juga perasaan gue bercampur aduk antara, senang dan bingung. Segera gue panggil nyokap dan bokap gue yang disambut dengan ucapan selamat dari mereka. Walaupun bingung tapi tetap rasa senang ga bisa gue pungkiri. Gue pun bersyukur tanpa henti kepada Allah swt. Ternyata perjuangan gue selama satu bulan terkahir tidak sia-sia. Perjuangan gue untuk tetep ke sekolah walaupun murid-murid lainnya sudah libur, perjuangan gue menghabiskan waktu sore (baca: les) bersama Fitria setiap hari, perjuangan gue untuk belajar sampe malam hari, semua terbayar sudah. Kontan. “Man jadda wa jada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan menuai hasil”.


DUA pilihan. Mulai saat itu dimulailah peperangan yang terjadi di pikiran gue atau yang biasa orang bilang sebagai konflik batin. Dan gue bener-bener bingung, sampai detik inipun gue masih belom tau mana yang harus gue pilih. Gue pun berpikir, inilah sifat manusia yang ga pernah puas. Ya yang salah satunya adalah gue, di saat gue mendapatkan yang gue inginkan gue malah bingung tapi gue yakin di saat gue ga keterima pasti gue bakal sedih. Tapi gue tetep harus memilih, dan sebuah pilihan pasti mempunyai keuntungan dan resiko yang harus gue hadapi.


mana yang harus ku pilih :(



Copyright 2009 Ummu Haura's Stories. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy